banner 728x250

Berulah Lagi,Diduga Menambang Lahan Koridor Perseorangan N Dan PT. BMI

banner 120x600
banner 468x60

Kendari – Suaramoramo.com – Rabu 1/11/2023.,Maraknya Penambangan Tanpa IzinĀ  (PETI) di Konawe Utara Kian hari makin bertambah, bukannya kapok terhadap Kasus TIPIKOR PT. Antam Tbk. Malah makin ganas dan gencar melakukan hal-hal yang tidak di kenankan oleh peraturan di negeri ini.

banner 325x300

Seperti yang telah terjadi di blok Marombo tepatnya di lokasi Sekitaran Blok 90 PT. Antam, Koridor IUP PT. Indonusa Arta Mulya (IAM) dan Koridor PT. Arvema Karis Siloam (AKS) ada beberapa perusahaan yang terpantau melakukan Dugaan PETI sebut saja PT. BMI dan Perseorangan atas nama inisial N dan menurut hasil investigasi di lapangan gencar melakukan PETI yang di Kawasan Hutan tersebut. Hal ini di biarkan saja terjadi dan di duga terkesan APH Sultra Menutup mata.

Sejak Periode Sebelumnya di ketahui PT. BMI ternyata sering melakukan penambangan di lahan-lahan koridor dan ternyata di juluki sebagai spesialis Koridor juga bersamaan dengan perseorangan Inisial (N).

Menanggapi hal tersebut Front Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara Jubarudin Selaku PLH Memberikan Tanggapan. ” Hal ini kami ketahui sejak beberapa hari yang lalu kami telah mengcopy pergerakan PT. BMI dan beberapa perusahaan lainnya, ada beberapa alat telah terpantau melakukan aktivitas pertambangan di kawasan hutan tanpa IUP di beberapa titik lahan koridor di blok Marombo. Di perkirakan Puluhan Hektare Lahan Koridor telah di gasak di sekitaran Koridor PT. Indonusa, PT. Arvema dan Blok 90 PT. Antam Tbk. Seharusnya hal ini di pantau oleh APH Sultra namun di duga terkesan adanya pembiaran Serta Kongkalikong. Di samping itu sederet peristiwa PT. BMI dan Perseorangan inisial N telah di ketahui memang massive dan eksis melakukan PETI di lahan-lahan Koridor Blok Marombo.”

Di samping itu Andi Arman Penanggung Jawab FPMKU telah di konfirmasi tim media mengatakan “Memang Benar adanya aktivitas tersebut. Kami akan segera melaporkan hal ini ke Kejati Sultra serta membawa bukti-bukti yang ada. Harapan kami APH dapat menumbuhkan rasa kepercayaan diri untuk kepuasan kinerja kepada masyarakat khususnya di Konawe Utara dalam menyikapi kasus PETI dan tidak tebang pilih melakukan penindakan. Kami juga tak akan berhenti sebelum kasus ini terbilang dituntaskan oleh APH.” Ungkapnya

@Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *