banner 728x250

Unjuk Rasa Desak Kejati Sultra Periksa Pimpinan PT.WIN : Dinilai Kebal Hukum Sudah Dilaporkan Beberapa Instansi Penegakan Hukum

banner 120x600
banner 468x60

Kendari-Suaramoramo.com_ Jum’at 8/9/2023.,Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara (LPMT-SULTRA) menggelar Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tedan juga di Disnakertrans Sulawesi Tenggara terkait Dugaan Penambangan di luar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), pengrusakan lingkungan hutan mangrove serta Dugaan Maladministrasi dan Dugaan penggelapan Pajak Iuran BPJS Ketenagakerjaan.

banner 325x300

Jubarudin selaku Jenderal lapangan menyampaikan dalam orasinya ” Mendesak dan menantang Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara untuk melakukan Investigasi dan turun langsung ke lokasi penambangan PT. Wijaya Inti Nusantara karena keras dugaan kami perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan biji nikel tersebut telah melakukan aktivitas pengolahan di luar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

Lanjutnya kami juga menduga PT. WIN telah melakukan pengrusakan Kawasan Hutan Mangrove di Desa Torobulu Kec. Laeya Kab. Konawe Selatan yang mana tindakan tersebut jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan juga kaidah-kaidah penambangan semestinya.

Ketua Umum LSM LPMT SULTRA Nurlan juga menyampaikan dalam orasinya “PT.WIN kami sudah laporkan di empat Intansi Penegakan Hukum terkait Dugaan Penambangan diluar WIUP dan Pengrusakan Kawasan Hutan Mangrove, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda upaya Penindakannya” Ucapnya

“Dengan kami telah melaporkan ke beberapa Instansi Penegakan Hukum yang belum ada penindakannya,maka kami menilai PT.WIN seperti kebal Hukum” ungkapnya

Lanjutnya “Hari ini dengan Bukti-bukti yang kami miliki,kembali lagi melaporkan PT.WIN di Kejati Dugaan Maladministrasi dan Dugaan Penggelapan Pajak Iuran BPJS Ketenagakerjaan”

“Kami dari LSM LPMT Sultra meminta kepada Kejati Sultra segera memeriksa dan menetapkan tersangka Pimpinan PT.Wijaya Inti Nusantara ” tegasnya

Perwakilan pihak kejaksaan tinggi dalam hal ini Kasi Ekonomi dan Keuangan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Keyu Zulkarnain Arif saat menerima massa LPMT-SULTRA kepada massa ia mengungkapkan, pihak Kejati akan melakukan penelaah dalam kasus tersebut dan akan nenindaklanjuti jika kasus tersebut terindikasi korupsi.

“Karena ini ada keterkaitan dengan hutan mangrove” ucapnya

Kejati kata dia, juga akan terus menelusuri kasus tersebut karena ada indikasi korupsi di dalam laporan yang diduga dilakukan oleh PT WIN.

Hal ini pihak kami LPMT SULTRA akan terus mempreasure permasalahan ini sampai ada titik terangnya, kami juga meminta kepada seluruh seluruh APH dan juga stakeholder terkait agar mengusut  permasalahan ini sampai tuntas tanpa pandang bulu.

Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *