banner 728x250

KEJATI Sultra Diminta Lakukan Sidak Di Lokasi PT.WIN,Terpantau Diduga Adanya Upaya Hilangkan Bekas Penambangan Yang Telah Dilaporkan

banner 120x600
banner 468x60

Kendari -Suaramoramo.com – Sabtu, 2/9/2023.,Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara (LPMT SULTRA) salah satu Perusahaan Tambang Nikeltelah melaporkan Perusahaan PT.Wijaya Inti Nusantara (WIN) ke beberapa Intansi Penegakan Hukum yakni di Kejaksaan Negeri Konawe Selatan,Polres Konawe Selatan, Pos Gakkum Sultra Dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Terkait Dugaan Penambangan diluar Wilayah Izin Usaha (WIUP) dan Dugaan Pengrusakan Kawasan Hutan Mangrove di Desa Torobulu,Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan,Sulawesi Tenggara.

banner 325x300

Menanggapi Terkait Laporan LSM LPMT Sultra di Beberapa Instansi Penegakan Hukum, Ketua Umum LSM LPMT Sultra
02/09/2023.

NURLAN mengatakan “Kami melaporkan ke Beberapa Instansi Penegakan Hukum berharap agar lebih cepat di Proses dan di Tindaklanjuti karena kami melihat dan menilai Perusahaan tersebut seperti Kebal Hukum” ucapnya

“Hasil pantauan kami di Lokasi yang kami telah laporkan,mulai dari sebelum dan sesudah kami Laporkan terus mengalami perubahan yakni adanya Upaya untuk menghilangkan jejak Bekas Kegiatan Penambangan dari Pihak Perusahaan dan Oknum Masyarakat yang mengaku dibantu Perusahaan membuat Empang” pungkasnya

Lanjutnya”Polemik di PT.Wijaya Inti Nusantara atas laporan Dugaan Penambangan diluar WIUP dan Dugaan Pengrusakan Hutan Mangrove pertama kali diketahui dan dideteksi oleh Oknum Petugas UPTD KPH Unit XXIV Gularaya yang 2 kali mendatangi Kantor PT.Wijaya Inti Nusantara untuk Mengingatkan dan Menegur karena ada kegiatan di Hutan Mangrove”

“Kami berharap kepada Kejati Sultra agar segera mengambil tindakan dan menindak tegas Pimpinan PT.Wijaya Inti Nusantara terkait Dugaan Illegal Mining” tutupnya

Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *